
Amsterdam, ibu kota Belanda, memang terkenal dengan kanal-kanalnya yang ikonik, museum kelas dunia, dan suasana liberal yang memikat. Namun, di balik keramaian pusat kota terdapat sebuah permata tersembunyi yang sering terlewatkan oleh wisatawan: Jordaan District. Kecamatan kecil ini menawarkan kombinasi unik antara sejarah, seni, kuliner, dan kehidupan lokal yang otentotik, menjadikannya destinasi hidden gem yang wajib Anda kunjungi.
Kenapa Jordaan Menjadi Pilihan Utama?
Jordaan berada di jantung kota tua Amsterdam, tepatnya di sebelah barat kanal Singel. Dikenal dengan jalan‑jalan berbatu, rumah‑rumah bergaya kanal klasik, serta atmosfer yang tenang namun hidup, kawasan ini pernah menjadi tempat tinggal para seniman, penulis, dan pedagang pada abad ke‑17. Kini, Jordaan menyajikan wisata budaya yang kaya, mulai dari galeri seni indie hingga kafe-kafe unik yang menyajikan hidangan lokal.
Keunikan yang Membuat Jordaan Berbeda
- Arsitektur Tradisional: Rumah‑rumah bergaya “gabled” dengan jendela besar menghadap kanal, menciptakan pemandangan foto‑friendly.
- Pasar Tradisional: Albert Cuyp Market dan pasar kecil lainnya menawarkan produk segar, suvenir, serta makanan jalanan khas Belanda.
- Galeri Seni & Workshop: Dari Anne Frank House hingga galeri seni kontemporer, setiap sudut menyimpan cerita.
- Kuliner Lokal: Kafe dengan roti pancake, stroopwafel, serta bir artisan yang diproduksi secara lokal.
Aktivitas yang Bisa Anda Lakukan di Jordian
Berjalan kaki adalah cara terbaik untuk menjelajahi Jordaan. Berikut beberapa aktivitas yang tak boleh Anda lewatkan:
- Tur Kanal: Naik perahu kecil atau boat tour untuk melihat rumah‑rumah kanal dari perspektif air.
- Kunjungi Anne Frank House: Museum yang menyentuh hati ini memberikan gambaran sejarah Perang Dunia II dan keberanian seorang remaja.
- Jelajahi Galeri Seni: Gallery Fons Welters dan Rijksmuseum van Oudheden menawarkan koleksi seni modern & klasik.
- Berburu Kuliner: Cicipi haring (ikan asin), bitterballen, dan pancake dengan sirup maple di kafe De 9 Straatjes.
- Berbelanja Souvenir: Toko‑toko kecil menjual pernak‑pernik khas Belanda, seperti keju Gouda, lilin beraroma, dan tas anyaman.
Tips Praktis untuk Wisatawan Indonesia
- Transportasi: Gunakan sepeda atau tram kota. Tiket OV‑chip memberi akses tak terbatas pada jaringan transportasi umum.
- Waktu Terbaik Berkunjung: Musim semi (April‑Mei) atau awal musim gugur (September‑Oktober) menawarkan cuaca sejuk dan keramaian yang tidak terlalu padat.
- Bahasa: Mayoritas penduduk berbicara bahasa Inggris, namun mengucapkan salam “Hallo” atau “Dank je wel” akan membuat interaksi lebih hangat.
- Uang: Euro (€) adalah mata uang resmi. Banyak tempat menerima kartu kredit, namun bawa uang tunai untuk pasar tradisional.
- Pakaian: Bawa jaket ringan atau sweater, karena cuaca Amsterdam cenderung berubah-ubah.
Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Jordaan
Jika Anda mengincar experience yang santai, hindari musim panas (Juli‑Agustus) karena keramaian turis sangat tinggi. Musim semi menampilkan bunga tulip yang mekar di taman Vondelpark tak jauh dari Jordaan, sementara musim gugur memberi nuansa romantis dengan daun berwarna keemasan.
Alasan Mengapa Jordaan Menarik Bagi Wisatawan Indonesia
1. Budaya yang Kental – Dari museum hingga pasar tradisional, Anda dapat merasakan sejarah Belanda yang kaya.
2. Fotogenik – Jalan‑jalan berbatu, kanal, dan rumah bergaya gabled menjadi latar belakang foto Instagram yang memukau.
3. Ramainya Kuliner – Pilihan makanan yang cocok untuk lidah Indonesia, seperti pancake manis dan keju gurih.
4. Aksesibilitas – Sistem transportasi umum yang terintegrasi memudahkan perpindahan antar destinasi di Amsterdam.
5. Harga Terjangkau – Dibandingkan kota Eropa lain, Amsterdam menawarkan akomodasi dan makanan dengan harga bersaing, terutama jika Anda memesan jauh‑jauh hari.
Rencana Perjalanan 2 Hari di Jordaan
Berikut contoh itinerary singkat yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan:
- Hari 1:
- Pagi: Sarapan di café De 9 Straatjes – coba pancake dengan sirup maple.
- Siang: Tur kanal dengan perahu kecil, lalu kunjungi Anne Frank House.
- Sore: Jelajahi galeri seni di Jordaan dan nikmati kopi di Café Winkel.
- Malam: Makan malam di restoran seafood The Seafood Bar – pilih ikan cod atau herring. </ul>
- Hari 2:
- Pagi: Bersepeda ke Vondelpark untuk jogging atau sekadar bersantai.
- Siang: Berbelanja di pasar Albert Cuyp Market – cicipi stroopwafel.
- Sore: Ikuti workshop pembuatan keju di toko lokal.
- Malam: Nikmati bir artisan di Brouwerij ‘t IJ sambil melihat sunset di tepi kanal. </ul>
Dengan itinerary ini, Anda dapat merasakan keaslian dan keindahan Jordaan dalam waktu singkat.
Penutup
Jordaan District bukan sekadar destinasi foto, melainkan hidden hidden yang menawarkan pengalaman budaya, kuliner, dan alam yang kaya. Jadi, ketika merencanakan liburan internasional Anda, pastikan tempat ini masuk dalam daftar prioritas. Selamat menjelajah, dan semoga perjalanan Anda ke Amsterdam menjadi kenangan tak terlupakan!
Bagikan artikel ini
Temukan destinasi luar biasa? Bagikan ke teman perjalananmu.