Tempat Wisata di Portugal
Lele Nyasar
travel

Tempat Wisata di Portugal

Tempat Wisata di Portugal

Lisbon: Kota Tua yang Menyatu dengan Modernitas

Langkah pertama di Lisbon selalu terasa seperti melangkah ke dalam film berwarna pastel. Jalan berbatu di Alfama berkelok‑kelok, menuruni bukit sambil memutar telinga pada alunan fado yang mengalun dari sebuah bar kecil. Di sudut lain, gedung‑gedung kaca di kawasan Parque das Nações menampilkan pemandangan laut yang bersih, seakan menegaskan bahwa kota ini tak takut berinovasi.

Untuk menjelajah, naik tram 28 adalah cara paling ikonik. Kereta kayu tua itu melintasi tujuh distrik, menembus lereng‑lereng sempit, dan berhenti di hampir setiap titik wisata utama. Tiket harian bisa dibeli di kios metro, dan kalau Anda beruntung dapat tempat duduk, perjalanan terasa lebih santai. Jangan lupa bawa payung kecil; hujan di Lisbon datang tiba‑tiba, meski cuacanya biasanya cerah.

Makanannya tak kalah menarik. Di Mercado da Ribeira, warung‑warung menyajikan pastel de nata hangat yang masih mengeluarkan aroma mentega. Cobalah juga bacalhau à brás, ikan kod yang diiris tipis, dicampur kentang goreng dan telur, lalu dibumbui peterseli. Pilihlah meja luar yang menghadap ke sungai Tagus, karena saat senja, lampu‑lampu jembatan 25 de Abril menyalakan refleksi berkilau di permukaan air.

Porto: Anggur, Sungai, dan Jalan Setapak Berwarna Biru

Matahari terbit di atas jembatan Dom Luís I memberi Porto aura yang hampir mistik. Dari atas jembatan, pandangan mengalir ke sungai Douro, di mana kapal‑kapal kecil berlabuh sambil menunggu angin untuk menurunkan muatan anggur tawny. Kota ini memang identik dengan Vila Nova de Gaia, tempat gudang anggur berjejer rapi, menunggu pengunjung mencicipi Port wine.

Cara paling efisien menjelajah pusat kota adalah berjalan kaki. Jalan‑jalan sempit di Ribeira berwarna pastel, dipenuhi kafe‑kafe kecil yang menawar piring‑piring tapas Portugis. Pastikan mampir ke Livraria Lello, toko buku yang sering menjadi inspirasi penulis fiksi. Meskipun masuknya berbayar, tiketnya bisa dipakai sebagai potongan harga di kafe terdekat.

Jika Anda penggemar kuliner laut, coba francesinha—sebuah sandwich berlapis daging, ham, sosis, dan keju, dilapisi saus tomat pedas. Hanya di Porto, hidangan ini menyatu dengan budaya kota, menjadikannya sarapan atau makan malam yang memuaskan. Setelah itu, ikuti tur sungai Douro dengan perahu kecil; pemandangan kebun anggur yang melingkar di tepi sungai memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan melihatnya dari darat.

Sintra: Istana yang Terbang di Atas Bukit

Setibanya di Sintra, rasa penasaran langsung terbang tinggi. Kota ini terletak di antara hutan lebat dan pegunungan, menjadikannya tempat yang penuh misteri. Palácio da Pena, istana warna-warni yang tampak seperti kastil dongeng, berdiri megah di atas bukit, dikelilingi oleh taman‑taman yang dipenuhi flora eksotis. Menghabiskan setengah hari di sini, berkeliling labirin batu, merasakan angin sepoi‑sepoi yang menyusup melalui jendela kaca patri.

Transportasi lokal di Sintra cukup sederhana: kereta komuter dari Lisbon membawa Anda ke stasiun utama dalam waktu sekitar 40 menit. Dari sana, naik bus “Scotturb” menuju pusat kota, atau gunakan taksi kecil untuk menghemat waktu. Jika Anda suka hiking, jalur yang menghubungkan Palácio da Pena ke Quinta da Regaleira menawarkan pemandangan panorama hutan yang menenangkan.

Jangan lewatkan kue travesseiro—kue puff pastry berisi krim vanila yang lembut, biasanya dijual di toko roti “Piriquita”. Rasanya manis, namun tidak berlebihan, cocok untuk menemani sore yang sejuk. Saat malam tiba, lampu-lampu istana menyala, menciptakan siluet yang memukau di langit Sintra yang bersih.

Algarve: Pantai Pasir Putih dan Kota Kecil yang Tenang

Jika tujuan Anda adalah melarikan diri dari hiruk‑pikuk kota, Algarve menjadi pilihan tepat. Garis pantai yang membentang ribuan kilometer menampilkan pasir keemasan, tebing‑tebing karang, dan air laut yang berwarna biru kehijauan. Praia da Marinha, misalnya, memiliki formasi batu yang menyerupakan menara‑menara kecil, menjadi spot foto yang tak pernah habis dipuji.

Salah satu cara paling nyaman untuk menjelajah wilayah ini adalah menyewa mobil. Jalan‑jalan utama, seperti N125, menghubungkan kota-kota kecil seperti Lagos, Albufeira, dan Tavira. Dengan mobil, Anda bisa berhenti kapan saja, menuruni tangga‑tangga batu ke pantai tersembunyi yang belum ramai turis. Namun, bila Anda tidak ingin repot mengemudi, ada layanan hop‑on hop‑off bus yang melintasi rute utama dengan jadwal fleksibel.

Kuliner Algarve identik dengan seafood segar. Di pasar ikan lokal, pilihlah “cataplana”—hidangan berkuah ikan, udang, dan kerang yang dimasak dalam panci tembaga berukir. Hidangan ini biasanya disajikan bersama roti bakar, sehingga kuahnya dapat diserap dengan sempurna. Sore hari, duduk di sebuah kafe tepi pantai, seruput “vinho verde” sambil menyaksikan ombak yang bersahabat.

Azores: Pulau Volkanik dengan Lanskap Luar Biasa

Berbeda dengan daratan utama Portugal, Azores menyimpan keindahan alam yang belum banyak dijamah turis. Pulau São Miguel, yang paling terkenal, memiliki Danau Sete Cidades—dua danau yang berwarna biru dan hijau, dikelilingi oleh tebing curam. Kunjungan ke Danau dapat dilakukan dengan mobil sewaan atau mengikuti tur sepeda yang menantang, mengingat medan yang menanjak.

Cuaca di Azores bersifat berubah‑ubah; satu menit cerah, menit berikutnya hujan turun. Karena itu, bawa jaket windbreaker yang ringan, serta sepatu trekking yang nyaman. Sementara itu, jangan lewatkan “cozido das Furnas”, hidangan daging dan sayuran yang dimasak dalam tanah panas karena aktivitas vulkanik. Proses memasak yang unik memberikan rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Jika Anda pecinta laut, snorkeling di Pulau Faial menawarkan pemandangan terumbu karang yang masih alami, dengan ikan‑ikan kecil berwarna cerah berkeliling. Terdapat juga spot‑spot melihat paus di sekitar Pulau Pico; tur perahu biasanya dimulai pada sore hari, ketika hewan‑hewan besar itu muncul mendekat ke permukaan.

Madeira: Kebun Anggur di Tengah Laut

Madeira, “pulau abadi” yang disebutkan dalam puisi, memang memiliki iklim subtropis yang membuatnya hijau sepanjang tahun. Funchal, ibukota pulau, memadukan arsitektur kolonial dengan kebun tropis yang terawat rapi. Salah satu atraksi wajib adalah “levada walks”—jalur setapak yang dibangun di sepanjang kanal irigasi kuno, melintasi hutan Laurisilva yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

Untuk menikmati panorama, naik kereta gantung ke Monte, sebuah desa kecil yang terletak di atas bukit. Di sana, Anda dapat mencoba “poncha”, minuman tradisional yang terbuat dari rum, madu, dan jeruk. Rasanya kuat, namun menyegarkan setelah seharian berjalan di jalur levada yang menantang.

Transportasi di Madeira cukup terorganisir; bus publik menghubungkan Funchal dengan kota‑kota kecil di sekitarnya. Jika Anda berencana menjelajah ke luar kota, sewa mobil kecil lebih fleksibel, terutama untuk mengakses pantai berpasir hitam di Porto Moniz. Di sana, kolam alami terbentuk dari lava, memberikan pengalaman berenang yang unik.

Tips Praktis Saat Berwisata di Portugal

  • Transportasi: Di kota besar seperti Lisbon dan Porto, gunakan kartu “Viva Viagem” atau “Andante” untuk metro, tram, dan bus. Kartu ini dapat diisi ulang dan mengurangi kebutuhan membawa banyak uang tunai. Di wilayah pedesaan, kereta regional sering kali lebih lambat, jadi pertimbangkan menyewa mobil bila itinerary Anda padat.

  • Waktu Terbaik: Musim semi (April‑Mei) dan musim gugur (September‑Oktober) menawarkan suhu nyaman dan kerumunan lebih sedikit. Musim panas di Algarve memang panas, namun pantai tetap menyenangkan. Di Azores, curah hujan lebih tinggi pada bulan November‑Februari, jadi rencanakan aktivitas indoor pada periode tersebut.

  • Bahasa: Bahasa resmi tetap Portugis, namun di area turis banyak penduduk yang mengerti bahasa Inggris. Mengucapkan salam “Bom dia” atau “Boa tarde” kepada pelayan atau toko dapat mencairkan suasana.

  • Makanan: Jika Anda sensitif terhadap makanan pedas, perhatikan “piri‑piri” yang sering ditambahkan pada hidangan ikan atau daging. Minta “sem pimenta” bila ingin menghindari rasa pedas. Di sisi lain, hindari memesan “café” terlalu banyak di siang hari; kebanyakan orang Portugal menikmati espresso kecil yang kuat.

  • Uang: Euro adalah mata uang resmi. ATM tersebar luas di kota besar, tetapi di desa-desa kecil kadang hanya menerima kartu debit. Simpan sedikit uang tunai untuk pasar tradisional atau toko-toko kecil.

  • Keamanan: Portugal tergolong aman bagi wisatawan. Pencopetan jarang terjadi, namun tetap perhatikan barang berharga di tempat ramai seperti stasiun kereta atau pasar. Gunakan tas anti-mencuri bila perlu.

  • Koneksi Internet: Wi‑Fi publik tersedia di banyak kafe dan restoran, namun sinyal dapat lemah di daerah pegunungan. Membeli SIM lokal dengan paket data cukup murah, dan jaringan 4G cukup stabil di hampir seluruh pulau.

Menyusun Itinerary Sederhana Selama 10 Hari

  1. Hari 1‑3: Lisbon + Sintra. Mulai dengan eksplorasi Alfama, lalu naik tram 28 ke Baixa. Pada hari kedua, ambil kereta cepat ke Sintra, habiskan setengah hari di Palácio da Pena, sisanya di Quinta da Regaleira. Kembali ke Lisbon untuk menikmati sunset di Miradouro da Senhora do Monte.

  2. Hari 4‑5: Porto. Kereta malam dari Lisbon ke Porto menghemat waktu. Di Porto, luangkan satu hari penuh di Ribeira, jembatan Dom Luís I, dan wine cellar di Vila Nova de Gaia. Hari berikutnya, ikuti tur perahu Douro dan nikmati makan malam di restoran pinggir sungai.

  3. Hari 6‑7: Algarve. Terbang dari Porto ke Faro (penerbangan singkat). Sewa mobil, jelajahi pantai-pantai seperti Praia da Rocha dan Benagil. Pada malam ketujuh, coba “cataplana” di restoran kecil di Lagos.

  4. Hari 8‑9: Azores (São Miguel). Penerbangan dari Faro ke Ponta Delgada. Sewa mobil, kunjungi Danau Sete Cidades, Danau Furnas, dan nikmati “cozido” tradisional. Jika beruntung, ikuti tur perahu untuk melihat paus.

  5. Hari 10: Madeira. Penerbangan singkat dari São Miguel ke Funchal. Naik kereta gantung ke Monte, berjalan di levada, dan tutup perjalanan dengan minum poncha di tepi laut.

Dengan rencana seperti ini, Anda dapat merasakan beragam sisi Portugal—dari hiruk‑pikuk kota, keindahan alam, hingga kuliner khas setiap wilayah. Setiap destinasi memberikan warna tersendiri, membuat perjalanan terasa tidak monoton.


Portugal memang sebuah negara yang mudah dipadukan antara warisan sejarah yang kental dan kehidupan modern yang dinamis. Menyusuri jalan‑jalan berliku di Lisbon, meneguk anggur di Porto, atau berdiri di atas tebing-tebing Algarve sambil menatap samudra, semua menambah cerita pribadi yang tak akan terlupakan. Jangan ragu untuk menyesuaikan rencana dengan minat Anda, karena tiap sudut Portugal menunggu untuk dijelajahi dengan cara yang paling Anda sukai. Selamat berpetualang, dan semoga setiap langkah meninggalkan jejak kenangan yang hangat.

Image source: Pexels (https://www.pexels.com/@moraesrenata)


Perjalanan Anda belum berakhir di sini. Temukan juga berbagai inspirasi wisata dan hiburan menarik lainnya untuk mengisi waktu santai Anda.

← Kembali ke Beranda